Otentikasi dengan nama pengguna dan kata sandi
Autentikasi melalui nama pengguna dan kata sandi adalah salah satu metode paling umum untuk mengamankan server proxy. Alih-alih alamat IP tetap, data akses digunakan untuk menentukan siapa yang diizinkan mengakses proksi. Metode ini fleksibel, digunakan secara luas dan mudah diimplementasikan secara teknis.
Berbeda dengan Otentikasi IP tidak bergantung pada lokasi atau alamat IP pengguna. Akses berfungsi dari mana saja – selama data akses yang benar dikirimkan.
Apa itu dan bagaimana cara kerjanya?
Dengan metode ini, akses dikontrol melalui prosedur login klasik: klien mengirimkan header HTTP dengan data akses yang dikodekan, biasanya dalam format “Basic Auth”, untuk setiap koneksi.
Contoh:
Sebagai alternatif, nama pengguna dan kata sandi disertakan langsung di URL proxy, misalnya:
Kebanyakan program, skrip, peramban dan pustaka mendukung struktur ini secara asli. Metode ini kompatibel lintas-platform dan bekerja dengan proxy HTTP, HTTPS, dan SOCKS5 (tergantung pada penyedianya).
Nama alternatif
Banyak penyedia menggunakan istilah berbeda untuk metode ini. Contoh umum meliputi:
“Otentikasi Pengguna/Kata Sandi”, “Akses Login”, “Login Pengguna:Kata Sandi”, “Kredensial Proksi” atau cukup “Proksi dengan Login”.
Keuntungan dalam praktik
-
Terlepas dari alamat IP:
Juga berfungsi dengan koneksi dinamis atau seluler tanpa perlu terus-menerus memperbarui IP dengan penyedia. Sangat berguna untuk koneksi ADSL atau LTE. -
Satu paket proxy untuk banyak sistem:
Memungkinkan penggunaan akses proxy secara paralel dari beberapa server atau lokasi – misalnya, saat menggunakan beberapa VPS – tanpa harus merilis IP tambahan atau memesan paket baru. -
Kompatibel dengan semua alat:
Sebagian besar aplikasi dan alat otomatisasi (seperti scraper, bot, browser anti-deteksi) mengandalkan autentikasi berbasis login. cURL, wget, klien Python dan banyak lainnya juga mendukung metode ini secara langsung. -
Data akses dapat dengan mudah diubah:
Di banyak panel, nama pengguna dan kata sandi dapat dengan mudah dibuat ulang atau disesuaikan – ideal untuk kerja tim atau akses sementara.
Kerugian dan Resiko
-
Kecepatan sedikit lebih rendah:
Pengiriman data akses yang konstan dengan setiap koneksi dapat menyebabkan sedikit peningkatan latensi – terutama dengan sejumlah besar koneksi simultan. -
Dapat dideteksi oleh detektor proxy:
Beberapa sistem pengujian mengenali proxy berdasarkan fakta bahwa permintaan login dibuat saat koneksi dibuat. Hal ini dapat menyebabkan pemblokiran IP proxy, terutama untuk layanan yang dapat dilihat publik. -
Risiko keselamatan akibat penggunaan yang tidak tepat:
Jika data akses disimpan dalam file konfigurasi atau log, ada risiko bahwa data tersebut dapat diakses oleh pihak ketiga. Penanganan yang hati-hati itu penting.
Tips praktis
-
Periksa sebelum membeli:
Pastikan untuk bertanya kepada penyedia Anda apakah ada batasan koneksi simultan. Beberapa penyedia menggunakan pembatasan ketika terlalu banyak sesi dibuat secara bersamaan – sebagai perlindungan terhadap akses “grup”. -
Jangan membagikan akses secara terbuka:
Jika Anda berbagi akses proksi dengan orang lain, Anda harus mengubah atau merotasi data akses secara berkala untuk menghindari penyalahgunaan. -
Rencanakan akses melalui pengguna/kata sandi dengan bijaksana:
Jika beberapa sistem perlu mengakses proxy yang sama pada saat yang sama – misalnya dari VPS yang berbeda – autentikasi login biasanya merupakan solusi yang paling sederhana.